- F = k Q q / r²
di mana
F : gaya Coulomb (N)
k : konstanta Coulomb (9 x 10⁹ N.m²/C²)
Q : muatan sumber (C)
q : muatan uji (C)
r : jarak antara kedua muatan (m)
Bila FA adalah gaya interaksi A dan FB adalah gaya interaksi B, maka kita dapat melakukan perbandingan
FA / FB = (k QA qA / rA²) / (k QB qB / rB²)
FA / FB = (QA qA / rA²) x (rB² / (QB qB))
FA / FB = QA. qA. rB² / (QB. qB. rA²)
Dalam soal ini yang ditanyakan adalah perbandingan kedua gaya (FA : FB). Maka kitda dapatkan
FA / FB = QA. qA. rB² / (QB. qB. rA²), masukkan nilai yang diketahui,
FA / FB = 2 q. 3 q. (r)² / (3 q. 4 q. (2 r)²)
FA / FB = 6 q². r² / (12 q². 4 r²)
FA / FB = 6 / 48
FA / FB = 1 / 8
Perbandingan kedua gaya Coulomb adalah FA : FB = C. 1 : 8.
- P = V² / R
Daya lampu 1 (P. L1) =
P = V² / R
= (12)² / 20
= 144 / 20= 7,2 W
P. L2 =
P = V² / R
= 144 / 5 = 28,8W
P. L3 =
P = V² / R
= 144 / 3 = 48 W
P. L4 =
P = V² / R
= 144 / 6= 24 W
Jadi urutan dari daya lampu yang paling terang adalah
L3,L2,L4,L1
- Diketahui:
Perbandingan jumlah lilitan primer dan lilitan sekunder pada trafo adalah 4 : 1 jika besar tegangan primer -> Ns = 4, Np = 1, Vp = 220 volt.
Ditanyakan :
menentukan besar tegangan sekunder pada trafo (Vs)
Jawab:
rumus : Np/Ns = Vp/Vs atau Vp/Vs = Is/Ip
Np/Ns = Vp/Vs
Np x Vs = Ns x Vp
Vs = Ns x Vp/Np
Vs = 1 x 220 / 4
Vs = 220/4
Vs = 55 volt
- Dengan menggunakan aturan tangan kanan maka kutubnya adalah
SUUS, maka tidak ada jawaban yang tepat
jika
US tarik menarik
UU dan SS tolak menolak
A. Kutub P dan S jika di dekatkan tolak-menolak

Tidak ada komentar:
Posting Komentar